Q LETIH MENULIS INI
Menatap dinding rumah dan melirik kekanan dan kekiri tenggelam dalam
mimpi termenung dalam letih "kamu ini mau jadi apa? kalau kerjanya cuman
males-malesan, bisanya cuman nyusain aja" celoteh orang bijak
ia terdiam hatinya teramat sakit, jantungnya berdebar dengan
kencang seakan
terasa mau berhenti, pikirannya melayang tak ada arah dan
tujuan, ia coba tatap menggerakan pena sampai ia merasa organ tubuh mulai
lelah, semua benar-benar terhenti dan hilanglah semuanya tenggelam dalam
kematian sesaat.
angin terhembus dari cendela, alunan musik yang
terkenal sajak-sajaknya yg indah terdengar dari sebuah multimedia
mencooba mendorong dia bangun dalam kehidupan nyata.
Dia
terbangun & terdiam menatap sebuah pintu dengan corak ala
pekalongan, diapun coba mengambil rokok amatir yang dibelinya dari
warung kopi biasa dia nongkrong.
eeef fuuuuu! suara angin yang
keluar dari mulut yang sedang menghisap rokok, sambil membawa mengambil
pena dia pun mulai melanutkan gerak kompak tangan dengan pena dalam
lautan kertas.
15 menit telah berlalu namun suasana begitu
berbeda "Tak tak tak tak tak! " suara pena yang dia buang. suasana
begitu kacau dalam dirinya dia begitu sedih dan mengangis dalam
kesedihannya.
Dia pun berucap " ya Allah jika ini membuatku
lebih dekat denganmu sungguh aku begitu beruntung dan bahagia dan jika
ini membuatku malah lebih jauh darimu maka cabutlah semua ini .
ya Allah ampunilah ! aku hanya ciptaan yang tak bisa apa-apa, tidak lebih
dari apapun darimu, engkaulah pemilik segalanya dan pemberi yang
sempurna yang tak ada bandingngannya, engkaulah ! maka semua ini ada .
Dia
menangis,sedih, susah, hatinya hancur semua bercampur jadi satu " Ya
Allah turunkanlah adzabmu jika itulah yang membuatku semakin dekat
denganmu, engkaulah cintaku hanya ada didekatmulah aku bisa hidup
Ya
tawwab ya rahman ya rahim lakhaula wa lakuata illa billahil aliyyil
adhim antat tawwaburrahim hasbiyallahu lailaahaillahu alaihi tawakkaltu
wa hua rabbul arsyil adhim ya rabbal alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar